50 Pendamping Dewan mengikuti bimbingan tekhnis di ruang Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya

BOJONGKONENG,Dalam pasal 149 ayat (1) UU 23/2014 dikatakan bahwa DPRD Kabupaten/Kota memiliki fungsi membentuk peraturan daerah kabupaten/kota,fungsi anggaran dan fungsi pebgawasan. Sementara itu dalam pasal 161 hurup i dan j UU 23/2014 menyebutkan kewajiban anggota DPRD menyerap dan menghimpun asfirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala dan menampung dan menindaklanjuti aspirasi dan pengaduan masyarakat.

Untuk itu,pelaksanaan reses harus dilaksanakan dan merupakan kewajiban bagi pimpinan dan anggota DPRD dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat secara berkala pada masing-masing daerah pemilihan guna meningkatkan kualitas, produktifitas, dan kinerja DPRD dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan rakyat serta guna mewujudkan peran DPRD dalam mengembangkan check and balances antara DPRD dan Pemerintah Daerah.

Sesuai hasil rapat Bamus DPRD tanggal 19 mei 2021 disepakati bahwa pelaksanaan reses II masa persidangan III tahun 2021 akan dilaksanakan pada tanggal 04,05 dan 06 juni 2021,kemudian pelaksanaan reses ini dapat dilaksanakan dengan dua cara yaitu dengan tatap muka langsung bersama peserta atau dengan menggunakan fasilitas zoom meeting, hal tersebut disesuaikan dengan kesiapan dan ketersediaan alat penunjang.

Menjelang agenda reses II masa persidangan ke-III tahun 2021,pada hari kamis (3/6) bertempat di ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya, sebanyak 50 orang Fasilitator dewan dari 7 dapil yang ada di kabupaten Tasikmalaya mengikuti bimbingan tekhnis pelaksanaan reses.

Fasilitator atau pendamping dewan ini adalah orang yang membantu anggota dewan dalam pelaksanaan reses di dapil anggota dewan yang di tunjuk.
Tugasnya adalah memastikan kegiatan reses ini berjalan sesuai aturan serta mempersiapkan segala hal menyangkut kepentingan reses antara anggota dewan dengan masyarakat atau konstituen di dapil serta membuat laporan pertanggungjawaban reses kepada sekretariat DPRD.

Fasilitator bertugas memastikan segala hal yang menyangkut penyelenggaraan reses anggota dewan yang terhormat bisa di persiapkan secara matang, baik menyangkut hal tekhnis maupun administrasi, yang harus di perhatikan tugas pendamping adalah pengajuan, pelaksanaan dan pelaporan, ketiga hal ini harus bisa dilakukan oleh pendamping sehingga tidak mengganggu kinerja anggota dewan yang terhormat dalam melaksanakan kegiatan reses di dapilnya masing-masing.” kata Luthfi Maolani, S. Sos Kabag PPTK kesekretariatan DPRD Kabupaten tasikmalaya

Di tempat yang sama, dalam kesempatan memaparkan terkait tekhnis pelaksanaan reses ini, Hj. Imas kabag keuangan set DPRD Kabupaten Tasikmalayamengatakan “segala pengeluaran mulai dari sewa gedung, sound sistem, kursi dan hal-hal lainnya yang mengeluarkan anggaran,itu harus disertai bukti pembayaran, berupa kwitansi ataupun nota. Pengeluaran biaya hanya dapat digunakan untuk tujuan sebagaimana yang tersedia dalam anggaran set DPRD, selain itu sebagai bukti dilaksanakan nya kegiatan ini, harus disertai dokumen poto serta daftar hadir peserta reses” imbuhnya.

Pelaksanaan reses dilaksanakan serentak oleh 50 anggota dewan di dampingi oleh para fasilitator /Pendamping dewan dari seluruh dapil di Kabupaten Tasikmalaya dimulai hari Jum’at (4/6) dan berakhir pada hari ahad (6/6).
Jumlah peserta dalam setiap kegiatan reses sebanyak minimal 50 orang peserta dalam satu kali pertemuan.

Penulis: Fajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.