News  

Khawatir rusak mental generasi kalau kelamaan daring Feri Wilyam desak pemerintah laksanakan KBM tatap muka

Singaparna (7/6-21),Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tasikmalaya Ferry Wilyam, ST mendesak kepada pemerintah daerah untuk membuka Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan tatap muka pada ajaran baru tahun 2021/2020.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk segera menggelar KBM tatap muka. Karena sistem daring yang diterapkan saat ini masih terdapat kekurangan. “Sistem daring ini dikhawatirkan membuat siswa itu menjadi pribadi yang individualistik, lebih fokus pada gaway sehingga membatasi kegiatan interaksi dan sosialisasi dengan sesamanya. Hal Ini yang sangat berbahaya,” ujar Feri.

Feri menambahkan, KBM tatap muka lebih mengena dalam penyampaian pembelajaran. Anak didik akan lebih cepat menyerap ilmu karena langsung disampaikan atau dipahamkan oleh guru,berberda dengan sistem daring yang hanya mengandalkan pembelajaran jarak jauh dan waktu yang terbatas. “Jadi, anak didik lebih paham jika KBM dilaksanakan secara tatap muka. Beda dengan daring yang hanya selintas saja. Jadi, kami mendorong pemerintah untuk segera lakukan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, ” ungkapnya

Feri menuturkan Pelaksanaan KBM ini bisa dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, diantaranya siswa didik dan pengajar menggunakan masker, selalu cuci tangan dan tetap menjaga jarak.

Penulis: Fajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.