Pemekaran Desa Manggungjaya semakin kencang di suarakan

Rajapolah (10/6), Desa Manggungjaya merupakan salah satu desa di kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat yang mempunyai bentang wilayah paling luas dan jumlah penduduk paling banyak diantara desa-desa yang ada di kecamatan Rajapolah.
Dalam Sejarahnya, Desa Manggungjaya berasal dari 3 desa yang terletak di Kecamatan Rajapolah yaitu Desa Ciinjuk, Desa Cimanggung, dan Desa Rajapolah Kaler.

Pada Tahun 1923, Desa ini berubah menjadi satu desa bernama Desa Manggungjaya dengan Kepala Desa bernama Yudhawinata yang memimpin selama 31 tahun. Yudawinata membentuk dan memantapkan desa ini sebagai satu desa yang besar dan kokoh.

Dalam perjalanan kepemerintahan, Desa ini terus mengalami perkembangan,baik dari segi pembangunan maupun jumlah kependudukan.
Hal ini selain sebagai modal pembangunan juga menimbulkan sisi lain yang mengakibatkan terhambatnya pemerataan serta permasalahan kependudukan lainnya

Wacana pemekaran Desa Manggungjaya sudah mulai di dengungkan kembali,salah satu inisiator pemekaran Desa Manggungjaya adalah E. Supyan kepala Desa Manggungjaya yang menjabat sekarang. Sebelum menjabat Kepala Desa,Endang cukup getol menyuarakan pemekaran Desa Manggungjaya ini dengan menjadi ketua presidium pemekaran Desa Manggungjaya.

Dan saat ini wacana Pemekaran Desa terus menggelora, Hendi tokoh muda Desa Manggungjaya terus mendorong upaya pemekaran. Saat dihubungi melalui sambungan WA, Hendi mengatakan “Pemekaran Desa Manggungjaya sudah menjadi asfirasi warga Desa Manggungjaya sejak lama,kami panitia pemekaran bukan saja berpikir bagaimana desa itu berhasil di mekarkan,akan tetapi berupaya membuat gagasan program untuk perkembangan desa baru pasca dimekarkan, baik dalam pelayanan administrasi, transfaransi publik, insfratruktur” ungkapnya.

Dalam menghadapi rencana Pemekaran ini,langkah-langkah dan tahapan persiapan sudah mencapai progres 25% ,mulai dari inventarisir aset, musdesus pemekaran.
“Ditinjau dari asfek kelayakan, desa Manggungjaya sudah siap 100% melaksanak pemekaran ini, rencana pusat pemerintahan desa baru berada di kampung Sukajadi. Batas Desa yang lama dan yang baru diambil dari Jalan Raya Rajapolah,dan arah barat dari jalan Raya merupakan wilayah Desa pemekaran yang baru meliputi Pasanggrahan, kebon kalapa, kaum,surangga,ciberekah,sukajadi,cibarani bagian barat dan panembong sebelah timur.” ungkap Hendi.

Menanggapi hal ini, E. Supyan kepala desa Manggungjaya sanga merespon, “Pada dasarnya pemekaran desa ini mempunyai dasar hukum dan undang-undang yang jelas dan untuk desa manggungjaya, dari awal saya yang menyuarakan pemekaran ini, dilihat dari aspek jumlah penduduk dan aspek pemerataan pembangunan dipandang perlu untuk menindak lanjuti pemekaran ini, saya sebagai kepala desa manggungjaya telah mengupayakan dan melakukan tahapan serta proses pemekaran desa ini mulai dari tahapan administrasi, inventarisir aset hingga proses ke pemerintahan provinsi dan kementrian,saya akan terus mendorong agar nantinya desa pemekaran ini harus bisa menggali semua potensi agar desa baru ini bisa berdiri sendiri tanpa harus tergantung kepada desa induk. Bahkan kalau bisa harus lebih maju dari desa induk” pungkasnya.

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif
Penulis: Fajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *