News  

Merasa kecewa, massa Pendemo menyegel ruang kantor dan membakar ban bekas di depan halaman gedung Dinsos Kab. Tasikmalaya

SINGAPARNA – Buntut dari beberapa kasus yang diduga melibatkan beberapa Pejabat Dinas Sosial terkait Dana Bansos dan adanya anggaran honorarium yang di duga tidak sampai kepada team yang dibentuk puluhan massa dari Lembaga Kajian Anggaran (LKA) Kab.Tasikmalaya melakukan aksi ‘pendudukan’ dengan menggelar demo dan orasi pada hari Kamis (17/6/21) di depan gedung Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya.

Pada awalnya aksi berjalan kondusif, tetapi karena di Bakar rasa kekecewaan karena Kepala Dinas yang di harapkan tidak kunjung datang, akhirnya masa LKA membakar ban bekas di halaman kantor Dinas Sosial dan PMDP3A Kab.Tasikmalaya.


Para pendemo menduga, kepala dinas sosial dan PMDP3A,Rony Sahroni sengaja menghindar dan tidak mau menemui masa pendemo.
“Kami sangat kecewa dan menyayangkan Kadis Sosial malah menghindar (kabur) dari aksi demo, kedatangan kami ke sini mau menanyakan terkait pencairan Bankeu yang sudah jelas-jelas di tanda tangani oleh Kadis, terus kami pun akan menanyakan anggaran yang 100 juta untuk honorarium team yang sudah di bentuk tetapi tidak diberikan haknya.” kata koordinator LKA Dony, Kamis (17/6)

Selain itu Dony menambahkan, Kadis Sosia seolah-olah menghindari diduga segaja ini ia lakukan karena sudah bisa merasakan ketidak beresan dalam masa kepemimpinannya. Dony berharap agar Kadis bisa hadir memberikan penjelasan dan menjawab kebenaran itu semua.

Sebelumnya, Kepala dinas Sosial dan PMDP3A Kab.Tasikmalaya Rony Sahroni diduga dalang proses pencairan bankeu untuk 10 desa. Pasalnya proses pencairan dana Bankeu itu diduga ada permainan diluar kewajaran sehingga pengajuan bankeu tersebut bisa cair.
Hal ini memperkuat dugaan Kadis Sosial dan Kabid PMD telah melakukan penyalahgunaan wewenang, karena belum memberikan Surat Keputusan (SK) pencairan dana bankeu, tetapi 10 desa sudah bisa melakukan transaksi.

Puncak dari kekesalan masa pendemo, akhirnya mereka menyegel ruang kantor kepala Dinas sosial dan TPMDP3A serta ruang kantor Jamlinsos.

Sebelumnya aksi demo sempat ricuh dengan bentroknya massa pendemo dengan pihak kepolisian terkait aksi massa pendemo yang melakukan pembakaran ban bekas di depan halaman gedung Dinas Sosial dan TPMDP3A ini.

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif
Penulis: Fajar