News  

Di Tengah Guyuran Hujan Aksi Ngamen Wanita Gaza Di Kantor Bupati Kabupaten Tasikmalaya

LINTAS MEDIA,Singaparna – Meski di bawah guyuran hujan,puluhan massa aksi dari Gabungan Anak Jalanan (GAZA),Selasa (3/8/21) melakukan unjuk rasa di lingkungan Perkantoran Pemkab Tasikmalaya dan Gedung DPRD Kab.Tasikmalaya, Gabungan Anak Jalanan (Gaza) unjuk rasa terkait pengelolaan anggaran di Pemkab Tasikmalaya.

Ada yang unik dengan Aksi Gaza ini,mereka melakukan aksi secara roadshow ke Kantor Bupati, Kantor DPRD, dan Kantor-kantor Dinas di lingkungan Perkantoran Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya dengan cara “Ngamen keRakyatan”, Unjuk rasa ini dilakukan selain dengan orasi-orasi juga dengan melakukan pentas musik karaokean sebagai aksi satir bahwa kondisi rakyat sudah benar-benar di titik nadir sampai rakyat seolah-olah harus mengamen untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Adapun aksi ngamen tersebut, kata Sekjen DPP Gaza Indonesia Iim Imanulloh,S.IP,M.Si merupakan aksi satir atau sindiran bagi para pejabat yang hanya mempedulikan dirinya sendiri di tengah pandemi Covid-19. Di mana rakyat kecil disuruh diam dengan PPKM, tetapi tidak dijamin hak hidupnya.

Ketua Wanita Gaza (WAZA) Evi Larasati yang turun langsung dalam aksi Ngamen keRakyatan ini mengungkapkan.

“Wanoza Gaza menyoroti masyarakat yang terdampak PPKM dan penggiat seni anak jalanan, mereka sangat merasakan banget terdampak oleh kebijakan PPKM, rek gawe di carek, dagang waktuna di batas, jadina kami melakukan aksi damai ngamen ala Wanoza ka birokrasi ASN ini sebagai bentuk eksfresi kami terhadap situasi sekarang,rakyat kecil disuruh untuk diam, melaksanakan PPKM. Tapi, tidak di jamin hak hidupnya, maka sebagai bentuk sindiran kepada pemerintah yang berwenang kita mengadakan aksi Ngamen seperti ini.” tandas Evi.

Dalam aksi unjuk rasa itu, Iim Imanulloh menyampaikan Gaza merasa khawatir anggaran pemerintah tidak bisa dikelola dengan baik atau bahkan dikorupsi, sehingga anggara tersebut tidak sampai ke masyarakay.

“Gaza Indonesia menyoroti anggaran yang dikelola oleh pejabat agar tidak di korupsi. Sehingga dana tersebut sampai ke masyarakat.”jawab Iim Imanulloh, Sekjen DPP Gaza Indonesia kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

Gaza Indonesia menuntut kepada pihak Polres dan Kejari, agar segera menuntaskan kasus-kasus korupsi di Kabupaten Tasikmalaya.

“Kasus korupsi tahun 2018 belum tuntas, disinyalir diindikasikan banyak pejabat, anggota dewan sekitar setengahnya, eksekutif, oknum pejabat, aparat yang main disana sehingga kasus tersebut di petieskan.”jelasnya.

Iim Imanulloh menegaskan, miris melihat dugaan korupsi tahun 2018 yang diduga melibatkan banyak pihak, bahkan pihak legislatif dan yudikatif.

“Terutama anggaran dana hibah pada tahun 2018. dimana itu sesuatu hal luar biasa korupsinya secara masif, karena eksekutif, legislatif, yudikatif sebagai penegak hukum juga terlibat.”ujarnya.

Supported By :



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.