News  

Perhutani Gelar Sosialisasi Perhutanan Sosial Kepada LMDH Di Desa Tanjungsari Kecamatan Salopa Kabupaten Tasikmalaya

LINTAS MEDIA,Salopa – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tasikmalaya bersama Asosiasi Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kabupaten Tasikmalaya menggelar sosialisasi program Perhutanan Sosial (PS) skema Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (Kulin KK) dengan para anggota Wana Tani penggarap kawasan lahan Hutan Tananaman Sekunder di wilayah Desa Tanjungsari Kecamatan Salopa bertempat di halaman sekolah SD Mekarsari Salopa,Senin (9/8/21).

Kegiatan ini merupakan rangkaian kelanjutan sosialisasi PS di KPH Tasikmalaya yang dilaksanakan pada setiap LMDH,Selain pemberian materi dan sosialisasi program Perhutanan Sosial yang disampaikan oleh Ridho,S.Ag
Kepala seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (PPB) Kantor KPH Perhutani Tasikmalaya sekaligus penandatanganan surat pernyataan di atas materai mengenai kesanggupan menggarap lahan sesuai regulasi.

Hadir pada acara tersebut Kepala Desa Tanjungsari, para tokoh Masyarakat,Pengurus LMDH,Tim Pengawas LMDH,Muspika (Koramil),jajaran KRPH wilayah IV,Polhut dan sekitar 300 orang penggarap lahan Perhutanan Sosial (PS).

Nurdin Kepala Desa Tanjungsari Kecamatan Salopa menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi seperti ini sehingga masyarakat mengerti fungsi serta manfaat hutan bagi kehidupan dan keanekaragaman hayati.

“Saya berharap bahwa seluruh penggarap Perhutanan Sosial harus menjalankan program pola tumpangsari berdasarkan aturan,tidak menyalahgunakan aturan dan tidak melakukan penebangan pohon-pohon tegakan yang sudah ada” ungkap Nurdin

Kepala seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (PPB) Kantor KPH Perhutani, Ridho S.Ag dalam sambutannya menyampaikan

“Perhutani mendukung langkah LMDH dalam mengelola hutan berbasis masyarakat dengan pola Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM) dan Kulin KK. Selama ini ada anggapan bahwa LMDH adalah milik Perhutani dan bukan milik Pemerintah Daerah. Hal itu keliru, karena LMDH merupakan ujung tombak dalam menjalankan program PHBM dan Kulin KK bersama-sama Pemerintah Daerah. Semoga kedepan Pemerintah Daerah bisa menyalurkan dana bantuan atau sarana prasarana kepada LMDH. Oleh karena itu LMDH juga harus bisa menjalin silarturahmi dan kolaborasi yang baik.” Ungkapnya.” Tegasnya

Kontributor berita : Wawan Awaludin

Suported By :




 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.