News  

Ridwan Kamil Tegaskan Sudah Tidak Ada Lagi Daerah Zona Merah Di Jawa Barat

LINTAS MEDIA,Bandung – Dalam pernyataannya di laman youtube, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pekan ini status penyebaran Covid-19 tidak ada zona merah di Jawa Barat. Emil mengingatkan masyarakat,walaupun Jabar sudah tidak ada zona merah agar tetap waspada dan meningkatkan penerapan protokol kesehatan (prokes) 5M. Emil menegaskan, bebas zona merah bukan berarti prokes kendur

Hal itu berdasarkan hasil terbaru pemetaan daerah berisiko tinggi di Jawa Barat.

“Kita tidak ada lagi zona merah per Minggu ini seluruh wilayah di tanah Jabar risiko tingginya sudah turun ke risiko sedang berkat kerja keras semua pihak dan juga doa semuanya,” kata Emil, sapaan akrabnya di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat, Kota Bandung, Rabu (18/8/2021).

Kemudian, berdasarkan data terbaru pada Rabu siang, keterisian rumah sakit di Jawa Barat pun turun menjadi 27 persen.

Menurut Emil, perbaikan keadaan ini merupakan hasil jerih payah semua stakeholders, terutama tenaga kesehatan yang berjuang di garda terdepan. Namun begitu, Kang Emil juga menegaskan bahwa pandemi belum berakhir.

Capaian itu menjadi angka terendah keterisian rumah sakit sepanjang penanganan Covid-19 di Jabar.

“Saya laporkan update terakhir alhamdulillah keterisian rumah sakit kita rekor terendah ada diangka 27 persen. Tadi pagi saya posting masih 28,5 ternyata sekarang turun lagi 27 sekian persen. Itu terendah dalam sejarah (penanganan) Covid-19 dalam pengendalian di rumah sakit,” paparnya.

Lalu, capaian vaksinasi di Jabar juga menunjukan hasil baik. Emil menyebut, saat ini vaksinasi di Jabar sudah tembus 200.000 dosis per hari dari semula hanya 50.000 dosis per hari.

Karena itu, Emil mengatakan akan terus memaksimalkan proses vaksinasi khususnya di tempat ibadah.

“Vaksinasi akan kita kejar setelah di pesantren nanti di rumah ibadah di masjid, gereja, pura vihara, semua tempat yang memadai kita kejar supaya Jabar bisa selesai di bulan Desember. Hari ini sudah pecah rekor di Indonesia vaksinasi kita 200.000 dosis per hari dari tadinya 50.000 dosis. Itu adalah kerja keras dan doa semua pihak,” jelasnya.

Supported By :




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.