News  

Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya Geruduk Perum Bulog Ciamis???

LINTAS MEDIA,Ciamis – Perusahaan Umum (Perum) Bulog Cabang Ciamis, Jawa Barat, menyalurkan bantuan beras sebanyak ±4.300 ton ke 6 daearah di Priangan Timur, Jawa Barat, yaitu Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, Kabupaten Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran dan Garut berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat lanjutan bagi masyarakat KPM PKH dan KPM Bansos dan untuk pendistribusiannya, Bulog bekerjasama dengan Dinsos dan PT. POS INDONESIA.

Upaya yang dilakukan Bulog tersebut sesuai dengan instruksi pemerintah yang disampaikan Sekretaris Kabinet Republik Indonesia.


Dalam instruksi tersebut, Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Budi Waseso diminta segera menyediakan beras dari cadangan beras pemerintah (CBP). Beras ini kemudian didistribusikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) PKH dan KPM BST sesuai data yang disampaikan oleh Kemensos.

Mengenai kualitas beras yang diberikan kepada KPM PKH dan KPM Bansos,Bulog menjamin bahwa kualitas beras dalam kondisi baik sesuai pernyataan kepala Perum Bulog RI Budi Waseso

“Kami juga menjamin beras ini adalah beras dengan kualitas dan kuantitas yang terbaik. Jadi, sekarang ini kami tinggal tunggu datanya saja” kata Budi Waseso dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (14/7/2021).

Berkenaan dengan kualitas beras,berdasarkan temuan di lapangan dan pelaporan dari sebagian masyarakat penerima PKM Bansos ternyata masih banyak di temukan beras dengan kualitas yang kurang layak.

Mensikapi hal ini MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya dibawah kordinator ketua bidang keorganisasian,Nandang Nur Fajar melakukan audien bersama Pengurus mengenai hal tersebut dengan Perum Bulog sebagai penyedia dan penyuplai beras Bansos tersebut di aula rapat kantor Bulog Ciamis,Kamis (2/9/2021).

Di tanya mengenai standar kualitas beras Bulog yang di berikan ke penerima masih menuai polemik,Saparudin Kepala Bulog Ciamis menjelaskan

“Kami Perum Bulog telah menetapkan quality control management yang ketat,kami pastikan kualitas beras Bulog sesuai standar kualitas terbaik. Mengenai temuan kualitas beras yang kurang layak di lapangan,sudah kami ganti dengan yang lebih layak. Untuk menjaga kualitas beras tetap baik bahkan kami melakukan reproses dengan cara membersihkan kembali beras yang akan di berikan. Beras bantuan standar medium ini dicek kembali kualitas beras dan merubah pengemasannya dari karung 50 Kg ke kemasan 10 Kg sesuai jumlah yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sehingga kontrol kualitas beras ini terus dilakukan proses per prosesnya. Setelah dianggap layak,beras program Bantuan Sosial ini diserahkan kepada jasa pengangkut/transporter yang telah ditunjuk oleh Kementerian Sosial RI untuk melakukan pendistribusiannya kepada keluarga penerima manfaat dan kami pastikan beras tersebut sudah cukup layak untuk di distribusikan.” Ungkap Saparudin.

Menanggapi pernyataan tersebut,Nandang Nur Fajar membeberkan fakta dan temuan di lapangan,bahwa hal tersebut tidaklah semuanya sesuai dengan apa yang beberkan dan disampaikan pihak Bulog

“Kami sangat menghargai upaya Perum Bulog dalam hal menjaga kualitas,tetapi kenyataannya kami masih menemukan dan mendapat laporan-laporan dari masyarakat mengenai hal ini,Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya terdapat di 39 Kecamatan dengan anggota yang tersebar di 351 Desa di Kabupaten Tasikmalaya sangatlah tahu dan memahami fakta yang terjadi di lapangan,dengan hal inilah Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya mendorong Perum Bulog yang di amanahi negara sebagai penyedia beras Bansos bagi masyarakat untuk lebih meningkatkan kualitas beras sehingga bisa dianggap layak untuk di konsumsi manusia.” Tegas Nandang

“Posisi Bulog selalu mendapatkan stigma kurang baik berkenaan dengan pengadaan beras Bansos,dan kami sadari itu,tetapi kami terus berupaya menjaga dan meningkatkan kualitas,kami pun mempunyai beras dengan kualitas terbaik dengan kelas premiun.” Jawab Saprudin

Dalam kesempatan yang sama,Doni dari Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya mempertanyakan sejauh mana sistem pengawasan yang dilakukan Perum Bulog dalam upaya menjaga mutu dan kualitas beras Bansos

“Sejauh mana pola atau sistem yang dilakukan Perum Bulog dalam hal pengawasan kualitas,karena permasalahan kualitas beras Bansos seolah menjadi permasalahan klasik,upaya dari hulu sampai hilir seharusnya menjadi patokan akhir dari kualitas yang di hasilkan.” Tanya Doni

“Berkenaan dengan kualitas,kami meyakini bahwa beras ini telah memenuhi standar kelayakan baik dari gizi dan serat yang di kandungnya,warna beras yang kurang cerah cenderung minim glukosa,beras Bulog 2% mener dan 98% Sosoh. Kami melakukan reproses bekerjasama dengan huler-huler.” Ungkap Saparrudin

Ditanya lebih lanjut mengenai stock beras dan asal beras serta korelasinya dengan upaya peningkatan kesejahteraan petani lokal,Saparudin mengatakan bahwa beras yang di distribusikan sekarang adalah stock beras tahun 2020 dan ini merupakan beras hasil petani lokal,karena sejak 2018 Bulog telah menghentikan impor beras sebagai upaya peningkatan swasembada dan pemberdayaan petani.

“Sebagai perpanjangan tangan tangan pemerintah, Bulog konsisten menyerap beras petani sebagai upaya stabilisasi harga beras, penyerapan ini juga membantu menggerakkan perekonomian di tingkat petani sehingga dapat mempercepat upaya pemulihan roda perekonomian sesuai dengan arahan Pimpinan kami selama berlangsungnya pandemi.” Jelas Saparudin.

Dalam hal agenda audien ini,Nandang Nur Fajar mewakili Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya memandang masih adanya ketidak sesuaian antara keterangan-keterangan dari Perum Bulog dalam audien ini dengan fakta di lapangan,sehingga dalam waktu dekat,Pemuda Pancasila akan melakukan audien kembali dengan Perum Bulog Ciamis.

“Kami rasa audien hari ini belum ada kesesuaian,kami berencana akan melakukan audien kembali dengan membawa serta data dan bukti-bukti yang lengkap,kami pun akan membawa warga penerima KPM Bansos maupun KPM PKH ke Perum Bulog sebagai penguat fakta temuan di lapangan.” Pungkas Nandang

Supported By :




Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif