News  

Jalur Jalan Salopa Cikatomas Cikalong Sepanjang 10 Km Sudah Dua Tahun Seolah Dibiarkan Rusak

LINTAS MEDIA,Kabupaten Tasikmalaya – Jalan Raya Cikatomas sepanjang 10 kilometer sudah cukup lama dibiarkan rusak dan berlubang. Jalan tersebut berada di wilayah Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Jalan Raya Cikatomas merupakan jalan provinsi dan menjadi akses utama penghubung Kabupaten Tasikmalaya dengan Kota Tasikmalaya.

Mengutip dari postingan Dani Fardian,S.Ip Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Komisi II di akun media Facebook ia menyampaikan kekesalannya secara halus

“Inilah potret jalan yg menghawatirkan Cayur Cikatomas -Salopa…
Disisi lain butuh pembangunan,dilain sisi serapan anggaran rendah.”
Tulis Dani diakun Facebook nya,Kamis (23/9/2021).

Saat di telusuri ke lokasi jalan rusak tersebut,salah seorang warga yang namanya tidak mau disebut mengatakan, kondisi kerusakan di jalan provinsi ini, khususnya jalur Salopa sudah sangat parah. Sebagai masyarakat, dirinya menyayangkan dengan kerusakan jalan yang sudah berlangsung sejak lama.

“Sayang jalan yang cukup vital ini seolah dibiarkan rusak,kondisi jalan sudah rusak parah sekali, keadaan ini dapat membahayakan pengendara,dan sudah ada beberapa pengguna jalan yang mengalami kecelakaan. Saya berharap pemerintah segera memperbaiki jalan ini,walaupun ini jalan statusnya jalan Provinsi Jabar tetapi seharunya pemerintah daerah berupaya memperbaiki jalan demi kepentingan warga kabupaten Tasikmalaya,jangan hanya gini-gini aja, jalannya berlubang,kalau hujan jadi kubangan kalau kemarau jadi tegalan,” ungkapnya, kamis (23/09/2021).

Hal senada di ungkapkan oleh salah seorang tokoh pemuda setempat Andri, para pemuda sempat mengeluarkan dana sendiri untuk memerbaiki jalan yang rusak. Bahkan sempat Karang Taruna se kecamatan salopa ikut turun dikerahkan saat perbaikan jalan tersebut.

“Kurang lebih sudah dua tahunan, Jalan Raya Cikatomas ini dalam keadaan seperti ini. Memang sempat ada yang diperbaiki, tapi itu hanya di sebagian titik saja. Sekarang kerusakannya semakin bertambah parah, tapi belum ada perbaikan lagi,” ujarnya.

Yang sangat dikhawtirkan oleh masyarakat adalah pengendara yang melewati jalan ini ketika malam hari. Sudah banyak terjadi kecelakaanlau akibat jalan berlubang.

“Kecelakaan yang sering terjadi biasanya kendaraan yang datang dari arah kecamatan, tepatnya di wilayah kampung Cigedang yang ada tanjakannya. Di sana sering terjadi kecelakaan bus sampai tidak bisa naik, terus mundur lagi kebelakang,” katanya.

Andri juga menyebutkan, setiap menjelang Idul Fitri maupun Idul Adha, kepadatan kendaraan yang melintas di Jalan Raya Cikatomas meningkat dua kali lipat dibanding hari-hari biasa. Kecelakaan sering terjadi menjelang hari raya ketika kendaraan lebih padat dari biasanya.

Hal serupa dikatakan Komeng, salah seorang pengendara yang sering melintas di Jalan Raya Cikatomas. Dia mengaku was-was ketika melintasi jalan tersebut akibat banyaknya lubang yang menganga apalagi ketika harus berkendara malam hari.

“Apalagi kalau melawatinya saat malam hari. Kita kan berkendara tak hanya siang saja, terkadang juga malam hari yang pencahayaannya yang kurang. Semoga pemerintah secepatnya memperbaiki jalan yang rusak ini, sehingga mobilitas warga akan lebih baik.” harap Komeng.

(Shandy/LintasMedia)

Supported By :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.