Akibat Diguyur Hujan Deras Empat Unit Rumah Rusak Diterjang Longsoran Tanah Dan Batu Di Cikubang Taraju

  • Bagikan

LintasMedia, TASIKMALAYA – Akibat diguyur hujan terus menerus dengan intensitas tinggi mengakibatkan empat unit rumah warga di Kampung Sirnasari RT.002 RW. 001 Desa Cikubang Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya dilaporkan mengalami kerusakan parah dan sedang karena diterjang tanah longsor. Tidak ada korban dalam peristiwa itu. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

 

Empat unit rumah yang di terjang longsor diantaranya milik Dudung,Eroh,Unuy dan Entang. Rata-rata kerusakan diakibatkan oleh terjangan longsoran tanah dan material batu yang berasal dari area gunung putri.

Longsor dengan perkiraan tinggi 10 meter dan lebar 39 meter tersebut dan menimpa empat unit rumah tersebut diakibatkan karena intensitas hujan yang tinggi menggerus lapisan tanah sehingga mengakibatkan longsoran-longsoran tanah dan batu. Kejadian longsor ini diperkirakan terjadi pada hari Rabu (3/11/2021) sekitar pukul 21.30 WIB

Pasca bencana, sejumlah warga bersama Babinsa dan babinkamtibmas kemudian bergotong-royong membersihkan material longsor yang menimbun sebagian rumah dan jalan lingkungan

Nurjaman salah satu anggota BPD Cikubang mengatakan kepada LintasMedia

“Sehari sebelumnya di daerah kami terus menerus turun hujan deras,sehingga pada malam tadi terjadilah longsor tanah serta berjatuhannya batu-batu dari atas,malahan ada batu yang ukurannya sangat besar yang bergeser dari tempat asalnya.” Ucap Nurjaman

“Kejadian tersebut membuat panik warga disini,tapi Alhamdulilah dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, cuman yang kami khawatirkan adanya ancaman longsor susulan yang bisa mengakibatkan jatuhnya batu besar tersebut. Kami memohon kepada pemerintah terutama BPBD Kabupaten Tasikmalaya untuk secepatnya merespon dan menindak lanjuti hal ini.” Pungkasnya.

Akibat kejadian bencana longsor ini jalan jalur utama penghubung (Jembatan) Taraju ke Tasikmalaya terancam terbendung oleh luapan air sungai (Citerus) Yang tertutup oleh longsor batu gunung putri

Saat di konfirmasi ke BPBD melalui Pusdalop BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Pihaknya membenarkan adanya laporan dari RPB BPBD Desa Cikubang mengenai kejadian ini.

“Kami upayakan melakukan tindakan yang diperlukan dan berkordinasi dengan kecamatan Taraju terutama dengan pemerintahan desa setempat,” ujar petugas BPBD

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan memasuki peralihan musim kering (kemarau) ke musim hujan (penghujan) ini.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati. Terutama bagi yang bertempat tinggal atau berdomisili di wilayah pegunungan dan memiliki rumah yang bersebelahan dengan tebing tanah serta berada di daerah aliran sungai,” katanya.

(Roni Gunaevi/LintasMedia)

Supported By :

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *