Pengerusakan Mobil Truck Dilakukan Oleh Gerombolan Anak Punk Karena Tidak Diajak Naik

  • Bagikan

LintasMedia,TASIKMALAYA – Pengerusakan mobil Truck, kembali dilakukan oleh gerombolan anak punk.

Peristiwa ini berawal saat gerombolan punk menghadang laju truk yang dikemudikan Epul (21) warga Cikalong Sodonghilir, di jalur Cikunir-Singaparna. Salah satu dari anak punk menghampiri mobil truk yang baru melaju keluar dari area penggalian pasir gunung Kawung Mangin, anak punk tersebut meminta agar diberi tumpangan. Karena dirasa mobil truk tersebut tidak berhenti, salah seorang anak punk lain tiba-tiba langsung menggedor-gedor pintu Truk milik korban.

Di sekitaran Alfamart dekat SPBE Cintaraja,anak-anak punk tersebut melakukan pengrusakan terhadap mobil Truck yang dikemudikan oleh Epul tersebut.

Padahal saat itu korban menjelaskan bahwa dia tidak bisa mengerem secara mendadak berhubung kendaraannya bermuatan penuh dengan material batu.

“Saat itu saya sendirian tidak bawa kernet,saya coba jelaskan kepada mereka (anak punk) bahwa Truck tidak bisa berhenti mendadak,karena Truck saya berat penuh material batu serta kondisi jalan saat itu pas di pudunan,tetapi mereka malah membentak-bentak.” Kata Eful kepada LintasMedia.

Bukannya mengerti malah anak-anak punk yang berjumlah lima orang tersebut melakukan pengrusakan terhadap mobil truck yang dikemudikan Epul, sehingga mengalami kerusakan spion hancur dan kaca depan mengalami retak akibat pukulan benda tumpul.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu malam (7/11/2021) sekitar pukul 18.45 WIB.

Untuk menghindari kemungkinan lebih parah dari tindakan anak punk ,Epul segera memasukan kendaraan truck nya ke halaman Dishub Kabupaten Tasikmalaya di Cintaraja sambil meminta Perlindungan dari pihak keamanan setempat.

Epul sopir truk tersebut yang kebetulan adalah anggota salah satu ormas besar di Tasikmalaya meminta bantuan kepada rekan-rekannya,tak lama kemudian berdatangan puluhan orang dengan menggunakan kendaraan elf dan beberapa kendaraan roda dua ke TKP, selanjutnya mereka melakukan sweeping mencari anak punk pelaku pengrusakan kendaraan truck tersebut,namun mereka tidak berhasil menemukan lima orang anak punk tersebut.

“Kami bersama kawan-kawan mencari pelaku di sekitaran Singaparna di sekitaran Mangin bahkan sampai ke arah JB tetapi kami tidak berhasil menemukan mereka.” Ujar Tatang.

Mengetahui kejadian ini dari laporan warga,Polisi menurunkan belasan anggotanya ke TKP.

Asep salah satu pengurus ormas saat ditemui LintasMedia di sekretariat Pemuda Pancasila jalan Cintaraja membenarkan kejadian pengrusakan terhadap mobil truk yang menimpa anggotanya.

“Saya dapat laporan bahwa ada anggota kami yang bernama Epul asal dari Cikalong Sodonghilir, berprofesi sebagai supir truck mengalami kejadian tidak menyenangkan yang dilakukan oleh gerombolan anak punk, kami langsung berkordinasi dengan ketua PAC Sodonghilir, karena mereka datang puluhan orang dengan menggunakan kendaraan truck ke TKP, untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan,setelah berkordinasi dengan dengan pengurus lainnya, saya instruksikan untuk hentikan sweeping,kami menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian dan kami telah membuat laporan agar kasus ini di proses secara hukum.” Ungkap Asep.

“Kami pesankan kepada anggota untuk tetap menjaga kondusifitas dan tidak boleh main hakim sendiri,sepenuhnya kita serahkan penanganan ini kepada aparat yang berwajib.” Pungkas Asep atau lebih dikenal Asep Provos ini.

(Deni/LintasMedia)

Supported By :

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *