SMPI Trijaya Karangnunggal Kembali Ukir Prestasi Dalam Ajang Astra Senada Yang Diselenggarakan Di Manonjaya

  • Bagikan

Lintasmedia,KARANGNUNGGAL – Menjadi sekolah yang sarat dengan prestasi merupakan sebuah harapan bagi semua kepala, guru dan siswanya.
Untuk meraih hal tersebut tentu saja harus melalui perjalanan panjang dan proses yang tidak mudah seperti halnya membalikan telapak tangan. Perjuangan dan usaha serta disiplin yang keras menjadi modal utama dalam menggapai hal tersebut. Seperti halnya SMPI Trijaya Karangnunggal yang sudah banyak menorehkan prestasi.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Astra Senda yang di laksanakan di Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya , SMPI Trijaya Karangnunggal mendapat predikat juara dengan meraih peringkat juara ke 1,2,3 dan ke 6 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya.

Prestasi tersebut diraih dari empat mata lomba,diantaranya dari cabang olah raga volly dan sajak, empat mata lomba tersebut dapat di raih dan mengantarkan SMPI Trijaya Karangnunggal masuk sebagai peraih medali tingkat Kabupaten Tasikmalaya.

Keberhasilan ini tentu saja menjadi kebanggaan bagi para guru dan siswa.
Wakasek Sapras SMPI Trijaya Karangnunggal Andi Darmawan S.PD Wakasek Sapras mengatakan kepada awak media, untuk meraih prestasi dan menggali potensi bakat juara tersebut tentu saja tidak lepas dari kerja sama antara kepala sekolah, guru dan para siswa.

“Sekolah SMPI Trijaya Karangnunggal berdiri sejak tahun1972. Saat itu kondisi bangunan sekolah masih semi permanen dengan berdindingkan anyaman bambu atau bilik, kondisi Saat itu dindingnya bolong-bolong.” Kenang Andi Darmawan S.Pd

“Semenjak sekolah ini mulai di bangun dengan hanya beberapa orang siswa saat itu,kami pihak sekolah sejak dulu selalu menjalin kebersamaan dan kekompakan antara sekolah dan orang tua Siswa. Sehingga secara bertahap sekolah ini bisa maju dan berkembang sampai sekarang ini. terbina. Sekarang sudah ada 374 siswa dan 35 orang tenaga kependidikan serta beberapa orang stap.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMPI Trijaya Karangnunggal Iswara S.Pd mengatakan

“Saya sebagai kepala sekolah menekankan kepada guru-guru yang namanya standar pelayanan minimal pada siswa harus di utamakan,jangan sampai ada terdengar yang marah-marah di kelas dalam menghadapi anak didik. Semua keinginan guru saya turuti pingin berapa hari di sekolah asal kelas harus tetap di isi, hal yang sama saya katakan kepada siswa bahwa para siswa harus mengikuti ekstra kulikuler sebagai penyelusuran bakat dan minat sehingga potensi-potensi siswa di tanamkan dan di maksimalkan di sana.” Imbuhnya.

Untuk menghadapi kejuaraan ini pihak sekolah telah menjalankan latihan khusus yang dilakukan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan perlombaan

“Untuk memotivasi para siswa pihak sekolah akan memberikan Reward yang akan diberikan kepada siswa yang berprestasi dengan memberikan piagam dan uang kadeudeuh,” terang Iswara.

(Dede Pepen/LintasMedia)

Supported By :

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *