Diduga Cekcok Seorang Punduh Dianiaya Perangkat Desa Hingga Alami Luka Robek 32 Jahitan Di Leher

  • Bagikan

LintasMedia,Kabupaten Tasikmalaya
Perangkat Desa Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya tega ‘membacok’ leher Punduh (Kepala Dusun) dengan serpihan kaca gelas kopi.

Diduga sebelumnya mereka sempat adu mulut di Aula Desa sekitar Pukul 09.00 WIB pagi. Percekcokan ini terjadi antara Mantan Sekdes Desa Parungponteng berinisial DK (43) dengan Kadus inisial HN (28).

Menurut keterangan warga yang enggan di sebut namanya, ia mengatakan adanya kesalah pahaman antara perangkat dan kadus tersebut.

“Muhun, sigana mah Punduh di Bokong ti pengker ku kaca gelas.”Ujarnya, Senin Malam (15/11/2021).

Sementara, melihat keterangan dari Kapolsek Parungponteng, Ipda Yadin Aryadin ia menyampaikan, pada Hari Senin 15 Nopember 2021, pada pukul 09.00 WIB. Bahwa di dalam ruangan Aula Desa, tepatnya di Kp Parungponteng, RT01/RW01, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya telah terjadi tindak Pidana Penganiayaan.

Ipda Yadin mengatakan, bahwa yang dilakukan oleh terlapor terhadap korban itu dengan cara memukul korban pada bagian leher sebelah kiri dengan menggunakan serpihan gelas kaca.

“Alat gelas yang masih berisi kopi itu sehingga korban dengan mengalami luka robek hingga korban harus dijahit sebanyak 32 jahitan.”Tambahnya.

Ia melanjutkan, sebelumnya si korban dan terlapor sempat cekcok (adu mulut). Kemudian, si korban hendak melawan dengan menendang meja. Sehingga terlapor (DK) itu hingga terpancing, lalu memukul korban pada bagian leher sebelah kiri dengan menggunakan gelas yang berisi kopi.

Adapun itu, Polsek Parungponteng akan mengusut dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Berbeda halnya dengan Kepala Desa Parungponteng saat dimintai keterangan, Senin Malam (15/11/2021), sekitar pukul 23.20 WIB, H Utis membenarkan kejadian tersebut.

“Budak staf heureuy (bertengkar) A.”Singkat H. Utis kepada wartawan.

Saat dimintai keterangan lebih lanjut, H Utis memaparkan, antara Kasie perencanaan dan Kadus sedang cekcok. Sehingga terjadi kekerasan yang mengakibatkan ada salah seorang dari mereka yang terluka, kejadian ini langsung di proses oleh Polsek Parungponteng.

H Utis mengungkapkan, pada saat kejadian cekcok antara perangkat desa dan punduh itu,kebetulan dia lagi diluar.

“Duka a…abi mah ngamonitor di lembur we.”Pungkasnya

(RZQ/LintasMedia)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *