Hukrim  

Terkait Terjadinya Dugaan Korupsi Yang Menjerat Oknum Kades Masyarakat Tawang Datangi Gedung Sate

LintasMedia,Kabupaten Tasikmalaya
Sejumlah Masyarakat Desa Tawang, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya Gruduk Gedung Gubernur Jawa Barat, Rabu (17/11/2021).

Maksud dan tujuan masyarakat Desa Tawang ke Gedung Gubernur itu untuk meminta Ridwan Kamil sebagai Gubernur supaya bisa turun dan memperhatikan secara langsung terkait lanjutan aksi masyarakat Desa Tawang pada waktu yang lalu.

“Ya, soalnya sekarang kenapa harus Gubernur Ridwan Kamil yang turun, karena Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto sudah tidak berani memberikan sanksi yang jelas dan tegas.”Imbuh Muhammad Satriana Ilham sebagai Putra Daerah Desa Tawang kepada Awak Media.

Tentunya, masyarakat yang di dapati kemarin-kemarin telah dikecewakan dengan hasil yang diberikan Bupati Tasikmalaya. Oleh sebab itu, masyarakat Desa Tawang meminta Gubernur untuk segera turun tangan langsung.

“Sehubungan dengan telah terjadinya dugaan Korupsi yang menjerat Kepala Desa Tawang yaitu Mansyur Supriadi.”Ungkapnya.

Pada waktu lalu, masyarakat Desa Tawang telah melaksanakan audiensi dan aksi ujuk asa ke Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengenai kejelasan dan kelanjutan proses hukum yang akan diberikan kepada Kepala Desa Tawang.

Akan tetapi, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam hal ini Bupati Tasikmalaya tidak memberikan respon dengan baik dan seolah olah justru
membiarkan saja terkait dengan kasus Korupsi.

“Padahal sudah jelas sesuai hasil audit inspektorat telah terjadi kehilangan uang negara sebesar Rp 399 Juta.”Ucap Boy kepada wartawan.

Boy selaku Putra Daerah Desa Tawang mengharapkan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat untuk dapat memberikan perhatian secara langsung terhadap kasus dugaan Korupsi.

Boy menambahkan, pasalnya sudah empat bulan kasus ini tanpa ada kejelasan. Sedangkan, masyarakat Desa Tawang sudah menempuh proses yang diatur oleh Konstitusi Negara.

Pertama, mulai melakukan pelaporan ke APIP sampai APH tingkat Daerah Kabupaten Tasikmalaya. Bahkan, pada tanggal 9 November 2021 saat pertemuan dengan Bupati secara langsung dan masyarakat hanya meminta untuk mengeluarkan surat teguran kepada terlapor. Justru, Ade Sugianto Bupati Tasikmalaya sendiri tidak berani dan tidak mau memberikan teguran.

“Inilah yang justru membuat kami semakin bertanya-tanya sebenarnya ada hubungan apasih antara Bupati Tasikmalaya dan Kepala Desa? ko seakan saling melindungi!,”Tegas Ilham.

Kedatangan masyarakat Desa Tawang ke Pemerintah Jawa Barat ialah tidak lain untuk menyampaikan aspirasi rakyat kepada Gubernur Jawa Barat untuk dapat memperhatikan secara langsung kasus yang terjadi di Desa Tawang, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya.

(RZQ/LintasMedia)

Supported By :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.