Pembinaan Pemutakhiran SDGS DD Tahun 2022 Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Cikubang Berjalan Lancar

LintasMedia, Kabupaten Tasikmalaya – Sustainable Development Goals (SDGS) Desa adalah upaya terpadu mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Merujuk dari Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 13 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, tujuan adanya SDGS setidaknya ada 18 tujuan dan sasaran pembangunan, yaitu:

Desa tanpa kemiskinan,Desa tanpa kelaparan,Desa sehat dan sejahtera,Pendidikan desa berkualitas,Desa berkesetaraan gender,Desa layak air bersih dan sanitasi,Desa yang berenergi bersih dan terbarukan,Pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi desa,Inovasi dan infrastruktur desa,Desa tanpa kesenjangan,Kawasan pemukiman desa berkelanjutan,Konsumsi dan produksi desa yang sadar lingkungan,Pengendalian dan perubahan iklim oleh desa,Ekosistem laut desa,Ekosistem daratan desa,Desa damai dan berkeadilan,Kemitraan untuk pembangunan desa dan Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif.

Bertempat di aula gedung pertemuan Desa Cikubang Kecamatan Taraju dilaksanakan Pembinaan Pemutakhiran SDGD Dana Desa tahun 2022 bidang pemberdayaan masyarakat dan dihadiri oleh muspika,aparatur desa dan unsur-unsur kemasyarakatan Desa Cikubang, Rabu,(7/9/2022).

Acara yang dimulai jam.9.00 wib tersebut di buka oleh Camat kecamatan Taraju Wawan Setiawan.

“Dengan adanya kegiatan Pembinaan Pemutakhiran SDGD Dana Desa tahun 2022 ini, kita bisa langsung terjun ke lapangan untuk mendata fakir miskin, terutama data yang berhak mendapkan bantuan termasuk bantuan sosial.” Ungkap Wawan Setiawan dalam sambutanya.

Dalam kesempatan yang sama,sekdes Desa Cikubang Nanang Sasmita,S.Pd menyampaikan.

“Bahwa kegiatan Pembinaan Pemutakhiran program SDGS di desa Cikubang melalui dana desa tahun 2022 ini merupakan hal yang sangat penting dan harus dilaksanakan secara teliti karena ini berhubungan dengan data warga masyarakat yang nantinya akan akan menjadi tolak ukur besar kecilnya dalam pengalokasian Dana Desa.” pungkasnya.

(LintasMedia/Rony Gunaevi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.