Hukrim  

Buntut Viral Dugaan Anggota Banser Di Keroyok Preman,Warga Tejakalapa Cisayong Siapkan Tim Pengacara

Laporan : Nandang Nur Fajar

LintasMedia,Cisayong Kab.Tasikmalaya – Buntut dari viral nya pemberitaan yang menyebutkan adanya dugaan pengeroyokan anggota Banser oleh preman berujung reaksi dari masyarakat Kampung Tejakelapa Desa Sukamukti, kecamatan Cisayong.


Beberapa tokoh masyarakat Tejakelapa mendatangi kantor pengacara Dani Safari dan rekan meminta pendampingan hukum, karena menurut mereka telah terjadi kesalahan prosedur penangkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian dan adanya pemberitaan yang kurang berimbang.

Menurut salah satu tokoh masyarakat tejakalapa menyebutkan bahwa insiden yang terjadi adalah antara warga setempat dan warga di luar kampung bukan antara Banser dengan preman.

Persoalan yang terjadi di kampung Tejakalapa pada tangga 20 Desember 2023 lalu, terjadi karena disebabkan oleh kesalah pahaman antara warga Tejakalapa dengan warga luar terkait Persoalan pemilihan BPD Desa, yang kebetulan kandidat calon BPD berasal dari warga setempat,dan ada orang luar kampung yang ikut hadir dalam acara tersebut,dikarenakan kesalah fahaman sehingga terjadilah percekcokan danberakhir perkelahian diantara kedua pihak.  Pada saat kejadian tersebut Babinkamtibmas dan Babinsa hadir,dan persoalan sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Tetapi beberapa hari kemudian munculah pemberitaan yang menarasikan bahwa ada anggota Banser di keroyok oleh preman, dan buntut dari pemberitaan ini dengan adanya aksi anggota Banser dan LBH Banser mendatangi Kapolres dan mendesak untuk sesegera mungkin menangkap terduga preman yang menganiaya anggota Banser.

Ada empat orang warga kampung Tejakalapa yang di gelandang oleh pihak Kepolisian untuk diamankan.

Merasa tidak terima,maka keluarga yang diduga pelaku beserta puluhan warga mendatangi pihak kepolisian meminta kejelasan status warga nya yang ditangkap tersebut.

Didampingi kuasa hukum,pihak keluarga yang terduga pelaku pengeroyokan bersama beberapa warga serta tokoh masyarakat Tejakalapa,selanjutnya akan melakukan tuntutan dan laporan balik terkait penangkapan tersebut.

Dani Safari,SH dan Ecep Sukmanagara,SH selaku pendamping hukum para terduga pelaku yang dikuasakan oleh keluarga dan warga Tejakalapa berjanji akan mengambil langkah-langkah hukum sesuai dengan perundang-undangan dan prosedur yang berlaku.

“Bahwa awalnya yang terjadi,perselisihan itu terjadi antara warga dengan warga tetapi kenapa yang terjadi adalah Adanya penganiayaan yang dilakukan oleh preman kepada salah satu anggota ormas, hal ini yang perlu di luruskan. Serta kami menduga ada prosedur penangkapan yang tidak sesuai SOP.” Ucap Ecep Sukmanagara,S.H selaku pendamping hukum warga Tejakalapa.

LintasMedia

 

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif